TERUNGKAP FAKTA RAHASIA G 30 S PKI

♠ Posted by Unknown in at 7:37 PM
Terungkap Fakta G 30 S PKI : Hingga akhir kekuasaan rezim  soharto semua orang percaya bahwa semua itu adalah perbuatan yang diotaki Partai Komunis Indonesia (PKI) dan di pelajaran sejarah pun di catatkan kronologi menurut ke pentingan penguasa saat itu. namum ketika orde reformasi dan tumbangnya rezim orde baru sepeninggal soeharto dimana kebebasan berbicra terbuka lebar mulailah terkuat satu persatu kejanggalan skenario sejarah yang selama ini di catatkan.

Dalam buku sejarah kelas 3 kurikulum 1994 ditulis bahwa PKI yang menjadi dalang peristiwa gerakan 30 september 1965. dimana peristiwa itu mengingatkan kita bahwa PKI selalu mencari kesempatan untuk kudeta (perebutan kekuasaan)..

Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa Aidit memerintahkan kamarunzaman alias Syam sebagai kutua biro ksusus PKI untuk merancang dan mempersiapkan perebutan kekuasaan. kemudian biro ini melakukan pembinaan kepada perwira ABRI diantaranya adalah Brigjen Supardj dan Letkol Untung dari TNI-AD, Kolonel Sunardi dari TNI AL dan Letkol anwas dari kepolisian. PKI menyadari bahwa hambatan untuk mencapai tujuan nya adalah TNI AD. Oleh karna itu pada tanggal 30 september 1965 sebelum subuh tanggal 01 Oktober 1965 upaya penculikan dan pembunuhan perwira tinggi TNI AD dilancarkan. di buku tersebut juga di paparkan bahwa penunpasan pemberontakan G30S/PKI dilakukan oleh ABRI dan rakyat yang setia kepada pancasila. Mayjen Soeharto sebagai PangLima Kostrad (Komandan Strategi Angkatan Darat) mengambil langkah langkah untuk memulihkan kembali keadaan
kebutuhan akan rekonsteruksi akan sejarah, yang terasa berkenaan dengan tumbuhnya kebingungan masyarakat awam mengenai sejarah G30S/PKI
seperti yang telah mencuat ke media massa. Ironisnya hampir seluruh imformasi baru di ekspos oleh media massa bertolak belakang dengan buku SMP kelas 3 1994. pemaparan baru fakta dan opini dibalik G30S/PKI pada pokoknya ingin mengubah peran Jendral soeharto terhadap G 30S/PKI yakni pemberantasan yang cekatan dan jitu menjadi terlibat atau tersangka

Fakta - fakta tersebut antara lain :
1. pengakuan kolonel A. Latief  (Gembong PKI) bahwa dua kali ia memberi tahu soeharto tentang rencana penindakan terhadap sejumlah Jendral. dalam bahasa laten menghadapkan dewan Jendral kepada Presiden. namun soeharto yang pada saat itu Panglima Kostran tidak mengambil insiatif untuk melapor keatasan nya. Dia diam saja hanya menganggut nganggut mendengar laporan itu. Latief mengimformasi rencana penindakan para jendral tersebut dua hari dan enam bulan seblem hari H

2. Fakta bahwa sebagai perwira tinggi dengan fungsi dibawah pandu Pangab Jendral A.Yani, soeharto tidak menjadi incaran pasukan G30S/PKI. ini bisa di pertanyakan, mengingat strategis Kostrad apabila Negara dalam keadaan bahaya. kalau betul soeharto tidak berada dalam inner cycle gerakan, kemungkinan besar ia termasuk dalam daftar  korban yang dihabisi malam tersebut.

3. hubungan emosional cukup dan amat dekat Soeharto dengan para pelaku PKI yakni Untung dan Latief sedangkan Sjam termasuk kolega soeharto di tahun-tahun sesudah repormasi.

4. menurut penuturan Mayjen (Purn) mursjid, 30 September malam menjelang 1 Oktober 1965 itu pasukan Yon 530/Brawijaya berada di sekitar monas. padahal tugas panggilan dari Pangkostrad Mayjen soeharto adalah untuk defile 5 Oktobaer.

5. Mayjen ( Purn) Suharjo, mantan pangdan mulawarman yang sama sama dalam tahanan dengan Mayor ( Purn) Soekardi , eks Wadan Yon 530/Brawijaya menceritakan bahwa surat perintah dari Pangkostrad kepada DanYon 530 itu dalam rangka penugasan yang disinggung Jendral Mursjid tadi, ternyata di beli ooleh soeharto seharga 20 juta.

Ratna Sari Dewi ( mantan isteri Bung Karno ) pernah menyatakan :? Sejak pagi 1 Oktober bahwa Soeharto sudah progpaganda bahwa pelakunya PKI sepertinya dia sudah tahu semua seakan semua nya sudah di rencanakan. Yang menjadi pertanyaan, bagain mana ia bsa menguasai Indonesia? Harus diingat bahwa sistem komunikasi saat itu beleum seperti sekarang. Telpon nya kurang lancar dan ada yang pnya telpon genggam. bagaimana dia memecahkan  masalah yang terjadi pada malam 30 September dan bertindak begitu cepat? kalau belum tahu rencana G30S/PKI ia tidak mungkin bisa melakukannya ?

Dari kutipan buku sejarah SMP kelas 3 tersebut diatas dan pengakuan  Ranta Sari Deswi kita dapat menari narik kesimpulan bahwa soeharto sedah mengetahui gerakan 30 September yang dilakukan PKI.

Hal inii dibuktikan, mengapa begita cepat  dia mengambil keputusan dan mengumungkan ke seluruh rakyat Indonesia melalui RRI, bahwa telah terjadi penculikan oleh gerakan kontra revolusioner yang menamakan dirinya G30S padahal,  alat komunikasi saat itu belum sepeerti sekarang.

Fakta-fakta lain yang mmpu mengungkap kebenaran ini tidak hanya sebatas fakta internal. lebih dari itu kebenaran yang terumkap mengejutkan masyarakat awam adalah ternyata soehato juga punya hubungan dengan CIA. hal ini terbukti dengan adanya satu kompi batlyon 454 Diponegoro jawa tengah dan satu kompi batalyon 530 Brawijaya jawa timur, yang secara terselbung di gunakan Soeharto sebagai penggerak.

Soeharto disebut sebut terlibat dalam peristiwa tragis itu. Oleh saksi dan sejumlah pelaku sejarah, , serta sejarawan, dikatan Soehato emngetahui rencana penculikan para Jenderal tapi tidak berusaha mencegahnya. itulah salah satu titik kontoversi G30S. buku yang terbit pertama kali tahun 1999 menyebutkan ada enam titik kontroversi (hlm.6-9)
Pertama, siapa dalam gerakan 1 Oktober 1965?

kedua, mengapa Mayjen Soehato menghalangi Mayjen Pranoto Reksosamardo menemui Presiden Soekarno untuk didaulat menjadi Men/Pangab jabatan, yang ditinggal letjen A.Yani?
Ketiga, mengapa seolah-olah Soeharto mengulur waktu untuk merebut gendung RRI dari tangan G30S?

keempat, mengapa penggalian mayat baru di laksanakan pada 4 Oktober 1965 , padahal lokasinya sudah diketahui 3 Oktober?

kelima, adakah konspirasi letkol Untung Syamsuri ( pimpinan lapangan ), kolonel Latief , Sjam Kamaruzaman, dan Mayjen Soeharto ?
keenem, mengapa ketua partay komunis Indonesia, D.N Aidit, di bunuh ketika dia tertangkap di boyolali, padahal kesaksiannya akan membantu menyingkap tabir G30S yang sebenarnya? 
yang menarik dari buku ini adalah tentang pertemuan Kolonel Latief dan Soeharto di RSAD gatot subroto beberapa jam menjelang penculikan para Jenderal. waktu itu anak Soeharto yang berusia tiga tahun , Tommy , ketumpahan sup panas dan dilarikan kerumah sakit itu. disana sekitar pukul 21: 00 Latief menemui Soeharto. menurut pengakuan soeharto , dalam wawancara dengan surat kabar Del Spiegel Jerman barat pada tahun 1970 , kedatangan Latief untuk membunuh nya.
"Tapi, nampaknya dia tidak melaksanakan berhubung kekhawatirannya melakukan ditemat umum," ujar Soeharto. pengakuannya bertentangan dengan jawaban yang diberikan kepada penulis bernama Brachman pada 1968 , bahwa Kolonel Latief datang untuk menanyakan kesehatan anaknya. " Sya terharu atas perhatian nya," kata Soeharto (hlm 18). sementara itu , Latief sendiri mengatakan: "yang sebenarna pada malam itu di samping menengok putranda yang sedang terkena musibah , sekaligus saya melaporkan akan adanya gerakan pada esok pagi harinya untuk menggagalkan coup d"Etat dari Dewan Jenderal, dimana beliau sudah tahu sebelumnya." (hlm 20). Buku ini juga mengungkapkan kesaksian Bungkoes , yang muncul di media massa setelah Soeharto lengser.


Semoga Bermanfaat...






3 comments:

Begitulah sifat PKI
Pandai memanfaatkan situasi

Di saat Presiden Suharto berkuasa tdk ada yg berani meski mereka para PKI & pendukungnya yg tdk dihabisi, tetap tdk mau tahu berterima kasih, selalu mencari kesempatan utk menghasut agar percaya bhw PKI & pengikutnya amat mulia

Begitulah sifat PKI
Pandai memanfaatkan situasi

Di saat Presiden Suharto berkuasa tdk ada yg berani meski mereka para PKI & pendukungnya yg tdk dihabisi, tetap tdk mau tahu berterima kasih, selalu mencari kesempatan utk menghasut agar percaya bhw PKI & pengikutnya amat mulia

Post a Comment